Rabu, 06 Februari 2013

info property di harapan indah harapan mulya regency.


Pengembang Kota Harapan Indah Luncurkan Rumah 300 Juta’an

Maraknya pasar properti di Indonesia beberapa tahun terakhir ini membuat pengembang Kota Harapan Indah, Damai Putra Group selalu kehabisan stok rumah. Mengawali tahun 2013 ini Damai Putra Group akan meluncurkan rumah tinggal dengan harga 300 juta’an untuk memenuhi kebutuhan permintaan yang terus melonjak tinggi.
Adalah Harapan Mulya Regency, nama perumahan yang sudah dipersiapkan pengembang untuk pangsa pasar kelas menengah. Tanpa melupakan kualitas rumah, Harapan Mulya Regency dibuat dengan spesifikasi yang setaraf dengan rumah seharga 2-3 kali lipatnya. Dari segi lokasi, perumahan ini memiliki letak yang strategis, bisa diakses dari arah tanjung priok, jalur jalan BKT, dekat dengan tol cakung, dan hanya berjarak 2 km dari CBD Kota Harapan Indah.
Perumahan ini mempunyai prospek yang sangat bagus karena nantinya akan dilewati oleh jalan toll Jorr 2, serta adanya pembangunan The New Tanjung Priok oleh pemerintah sebagai kawasan industri terintegrasi. Bila semua ini sudah selesai, harga tanah di kawasan marunda sekitar akan melonjak hingga 4-5 kali lipat.
Sekarang ini masyarakat kita sudah banyak yang sadar properti, baik yang bertujuan sebagai user maupun sebagai investor. Beberapa alasan utama mengapa investasi di bidang properti menjadi yang terbaik tak lain karena kebutuhan yang terus bertambah setiap tahunnya sedangkan jumlah tanah yang ada semakin lama semakin habis, hal ini lah yang membuat harga properti terus melambung jauh keatas. Ditambah lagi dengan adanya inflasi (penurunan nilai mata uang) yang terjadi setiap tahunnya. “Sebagai contoh, tahun 1990 harga sebuah properti sekitar 50juta, dan saat ini di 2013 harga properti tersebut sudah 600juta’an. Bisa dibayangkan bagaimana nasib orang2 yang hanya menyimpan uangnya dibawah bantal tanpa berinvestasi apa2 lalu ingin membeli rumah 10-15 tahun kemudian?” kata Hadi Putra, Marketing Dept. Head Harapan Mulya Regency.

Pada bulan Februari ini, perumahan Harapan Mulya Regency akan mengadakan launching untuk cluster terbaru nya, Cluster Acacia. Ini merupakan peluncuran cluster kedua setelah sukses dengan cluster pertamanya yang diluncurkan tahun lalu. Dengan konsep hunian tropis dan asri, cluster Acacia ini akan memenuhi kebutuhan para user dan investor. Inilah saat yang sangat tepat untuk memulai investasi di tahun 2013, karena semua tipe akan dilepas dengan Harga Perdana. Bagi konsumen yang sudah membeli rumah di cluster pertama dengan harga perdana saat ini pasti sudah merasakan keuntungannya, dimana dalam 1 tahun kami sudah 3x mengalami kenaikan harga.
Berbisnis investasi properti memang tidaklah murah, berbeda dengan investasi emas yang bisa membeli nya secara ecer per gram. Tidak mungkin kita membeli rumah dengan mengecer beli jendela nya dulu, atau beli pintu nya dulu, semua harus dibeli secara utuh. Banyak orang ingin berinvestasi di properti tapi terbentur di down payment (uang muka) karena tidak siap mengeluarkan sejumlah uang besar dalam satu waktu, namun Harapan Mulya Regency memberikan solusi yaitu dengan memberikan kemudahan bagi pembeli untuk mencicil DP selama 1 tahun dengan bunga 0%. Sedangkan untuk kebutuhan KPR, belasan bank sudah siap berada dibelakang kami mendukung project ini.” Papar Hadi. Tipe rumah yang dipasarkan Harapan Mulya Regency pun cukup bervariasi, mulai dari tipe Grandis (36/90), tipe Lotus (45/90), tipe Vinca (53/90), hingga tipe rumah 2 lantai Avena (95/variabel). Semua dipasarkan dengan kisaran harga 300-800 juta’an. Bagi anda yang saat ini sedang mencari rumah hunian, mencari kenyamanan dan keamanan, mencari tempat untuk berinvestasi dengan hasil yang cemerlang, ini lah saatnya untuk bertindak. “Bila ada rumah yang dp nya bisa dicicil 12 bulan tanpa bunga, kurang tepat rasanya jika kita saat ini masih saja sewa rumah. Segera hubungi  marketing Dhevia di 0877 88 111 989 / 021 9853 8602. Jangan sampai ketinggalan, harga properti tidak akan pernah menunggu kita, dia akan terus merangkak naik seiring berjalannya waktu.” Kata Hadi menutup pembicaraan.




Tidak ada komentar:

Poskan Komentar